Loading...

20 Tempat Wisata yang Wajib dikunjungi di Bandung Terbaru dan Paling Favorit

Add Comment


Saat lagi cape dengan urusan kerja, Bandung sering jadi tempat favorit yang paling bisa bikin panasnya hati menguap. Bukan cuma karena suasana yang sejuk dan asri, tapi kota Bandung dengan julukan Kota Kembang juga menawarkan beragam tempat wisata yang wajib dikunjungi.


Kalau kamu salah satunya yang lagi cari referensi weekend gateway di sini, Berikut di rangkum beberapa rekomendasi tempat wisata favorit di Bandung terbaru dan terfavorit yang instagramable untuk kamu kunjungi bersama orang-orang tercinta. Objek wisata yang menampilkan suasana yang indah untuk kamu berfoto-foto bersama orang terdekat. 

Berikut adalah daftar 20 Tempat Wisata yang Wajib dikunjungi di Bandung Terbaru dan Paling Favorit


1. Kampung Korea (Little Seoul Bandung)

Kalau kmau belum kesampaian ketemu oppa di Korea Selatan, mampir saja ke Kampung Korea atau Little Seoul Bandung sebagai pemanasan. Lokasinya tidak jauh dari Stasiun Bandung dan berjarak hanya sekitar 3-4 kilometer. Sesuai judulnya, nuansa Seoul berusaha dihadirkan ke Kota Bandung lewat desain tempatnya yang dibuat semirip mungkin dengan kota Seoul. Selain itu, kamu juga bisa mencicipi aneka kuliner khas Korea Selatan yang super autentik. Jangan lupa untuk dandan ala eonni dan oppa ya kalau ke sana!


2. Upside Down World

Ketika merasa punya beban hidup yang berat, sampai-sampai pengin jungkir balik, pikirkan untuk datang ke sini biar kamu gak perlu repot head stand. Kalau kamu sering dengar wisata Upside Down Yogyakarta, wahana wisata serupa lahir lebih dahulu di Kota Kembang. Upside Down Bandung ini letaknya masih berdekatan sama Little Seoul, tepatnya di Jalan H. Wasid No 31, Lebakgede, Kabupaten Coblong, Bandung.


3. Rabbit Town

Destinasi wisata baru yang lagi ng-hit di Kota Bandung ini memang sempat tersenggol masalah plagiarisme terhadap Museum of Ice Cream, Los Angeles, Amerika Serikat. Tapi hal tersebut gak bikin para pengunjung gondok dan justru berbondong-bondong datang karena rasa penasaran. Kalau penasaran juga, cobalah tengok Rabbit Town di Jalan Ranca Bentang.


4. China Town

Jangan keburu jantungan kalau tiba-tiba disamperin segerombol pemain barongsai ketika sedang nongkrong di China Town. Apalagi saat malam Minggu. Tempat yang didesain mirip kampung pecinan ini punya banyak spot yang Instagenic untuk berswafoto. Yang pengin foto ala pemain serial Meteor Garden, langsung aja datang ke Jalan Kelenteng Nomor 41, Bandung.


5. Forest Walk

Di tengah kemajuan infrastrukturnya yang sudah sangat modern, Bandung rupanya menjaga baik paru-paru kotanya. Salah satunya diwujudkan dengan tetap asrinya Forest Walk yang ada di kawasan Babakan Siliwangi. Area ruang publik hijau ini sudah dilengkapi banyak fasilitas umum hingga pusat oleh-oleh. Gak perlu lagi melarikan diri ke hutan belantara kalau pengin short escape, sekaligus cari suasana yang tenang dan sejuk.


6. Kampung Dago Pojok

Dulunya, Kampung Dago Pojok bahkan sama sekali tak tersorot keberadaannya. Namun sekarang, tempat ini dikenal sebagai kampung mural yang indah dan berwarna. Gak cuma itu, keberadaan Kampung Dago Pojok juga berupaya menumbuhkan apresiasi seni di masyarakat dengan menyediakan media belajar yang efektif dan menyenangkan. Para pengunjung bisa bergabung dalam workshop membuat wayang, alat musik bambu, serta menyaksikan beragam pertunjukan seni.


7. Bukit Senyum

Jangan lupa bahagia ya, Guys. Kalau lupa, coba mendaki ke lereng Gunung Burangrang, Desa Cipada, Cikalongwetan, Bandung Barat, deh. Kamu akan menemukan senyummu kembali di sini. Perjalanannya mungkin bakal sedikit terjal di awal, tapi seperti namanya, senyummu bakal otomatis mengembang begitu sampai di puncak dan menyaksikan keindahan panorama kebun teh dan pohon pinus berjajar rapi.


8. Kawah Putih Ciwidey

Meski bukan tergolong wisata baru, tapi Kawah Putih selalu berhasil bikin para turis terkagum-kagum meski sudah dikunjungi berkali-kali. Panorama eksotis dari kawah berwarna kehijauan yang dipenuhi kepulan kabut putih jadi daya tarik utamanya. Tempat yang berlokasi di Jalan Soreang Ciwidey ini suhunya bisa mencapai 8 derajat Celcius, jadi kalau kamu punya alergi dingin, siapkan jaket yang tebal ya.


9. D’Dieuland

Belum kekinian namanya kalau gak update soal wisata-wisata baru di Bandung. Termasuk salah satunya D'Dieuland yang ada di kawasan Punclut, Dago. Destinasi ini statusnya ramah keluarga, jadi tetap seru dikunjungi semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Kamu bisa menjajal berbagai outdoor activity hingga sekadar jalan-jalan sambil selfie. Jangan takut mendadak bokek setelah mampir bareng keluarga besar, karena tiketnya cuma berkisar Rp10-Rp15 ribu aja.


10. Trans Studio Bandung

Dengan lahan seluas 4,2 hektare, Trans Studio Bandung jadi taman hiburan yang paling besar di Jawa Barat. Poin paling pentingnya, hampir seluruh kawasannya indoor alias dalam ruangan! Ada sekitar 20 wahana seru yang menanti untuk kamu jelajahi, mulai dari wahana yang menantang adrenalin hingga tempat-tempat bertema unik.


11.Orchid Forest Cikole

Tempat wisata di Bandung selanjutnya adalah Orchid Forest Cikole, destinasi ini disebut-sebut sebagai taman anggrek terbesar di Indonesia, lho! Dalam lahan seluas 12 hektare ini, terdapat lebih dari 157 jenis bunga anggrek yang dibudidayakan. Bibit anggrek berasal dari berbagai negara, seperti Venezuela, Amerika Serikat, hingga Peru.


12. Ranca Upas

Kalau pengin lebih dekat dengan alam, di sinilah tempatnya. Camping ceria di pinggir danau dan rerumputan hijau, kawasan yang tenang dan sepi, serta udara sejuk yang asri akan menemanimu semalaman. Bukan cuma itu, Ranca Upas yang juga merupakan tempat konservasi memungkinkan kamu bertemu dan memberi makan rusa yang berkeliaran.


13. Bukit Jamur Ciwedey

Disebut begitu bukan karena ditumbuhi jamur di tiap sudutnya. Di sini kamu bisa menemukan jajaran pohon pinus yang tak terlalu tinggi, tapi bentuknya menyerupai jamur payung. Kalau tertarik, Desa Rancabolang, Kecamatann Ciwidey, Kabupaten Bandung, adalah alamat yang harus kamu tuju.


14. Green Kenyot Cikahuripan

Butuh dana puluhan juta buat menyaksikan keindahan Grand Canyon di Amerika Serikat. Tapi kamu cuma perlu keluar uang Rp15 ribu saja untuk datang ke kembarannya, yakni Green Kenyot. Tebing menjulang di aliran Sungai Cikahuripan ini eksotis banget, nyaris gak nyangka kalau ada di Bandung. Tapi hati-hati ya kalau mau ke sini menjelang musim hujan, karena debit air bisa tiba-tiba naik drastis.


15. Curug Cimahi

Gak butuh gandengan, menggenggam secangkir kopi panas di pinggir Air Terjun Cimahi juga dijamin bikin hati berdesir. Air terjun setinggi 87 meter ini mengalir berhulu di Situ Lembang dan mengalir sampai Cimahi.


16. Amazing Art World 3 D

Baru satu setengah tahun dibuka pada awal 2017 lalu, Amazing Art World 3D sudah masuk dalam daftar wisata best seller di Bandung. Karya yang apik dan nampak super realistis ini merupakan hasil kolaborasi antara para seniman Korea Selatan dan para pelukis lokal. Alamatnya berada di Jalan Setiabudhi Nomor 293, Isola, Sukasari, Bandung.


17. Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda

Ada sekitar 2.500 spesies tanaman yang menghuni kawasan konservasi terpadu seluas 590 hektare ini. Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda terbentang dari kawasan Pakar hingga Maribaya dan menawarkan panorama yang luar biasa, salah satunya jembatan di atas ini.


18. Stone Garden

Dengan angle pengambilan gambar yang tepat, fotomu bakal tricky karena kelihatan kayak lagi foto di Sumba. Padahal sebenarnya diambil di Stone Garden Geopark alias kebun batu yang ada di Kampung Girimulya, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Kamu harus mendaki sedikit. Tenang, tak begitu terjal kok.


19. Perkebunan Teh Rancabali

Jawa Barat selama ini dikenal sebagai penghasil teh terbesar di Indonesia, salah satunya termasuk perkebunan teh Rancabali di kawasan Ciwidey. Tea walk atau jalan-jalan di sela perkebunan teh bakal mengembalikan mood kamu secara instan, belum lagi udara sejuk yang turut menemani perjalananmu. Kalau sudah mulai kedinginan, jangan lupa menyeduh secangkir teh hangat.


20. Taman Lembah Dewata

Kalau mampir ke Lembang jangan cuma nyari Gunung Tangkuban Perahu, karena ada keindahan dari Taman Lembah Dewata gak boleh dilewatkan. Danau tadah hujan ini cukup terkenal dan ramai wisatawan, karena suasananya dan lokasinya yang syahdu, yakni ada di kawasan wisata berkuda Ganesha Equestrian Lembang.


Demikianlah 20 Tempat Wisata yang Wajib dikunjungi di Bandung Terbaru dan Paling Favorit. Ini baru 20 lho, padahal Bandung masih punya segudang potensi wisata yang bisa banget jadi tempat self healing kamu. Jadi, mau pergi ke mana dulu nih?

20 Tempat Wisata Yang Wajib Dikunjungi Ketika Liburan Ke Bali

Add Comment

Ketika merencanakan liburan ke pulau Bali, hal yang pertama yang akan anda cari adalah informasi mengenai objek wisata yang ada di pulau Bali. Setelah anda mendapatkan informasi mengenai tempat wisata menarik di pulau Bali, maka anda akan diskusikan kepada keluarga, teman, pasangan yang akan anda ajak berlibur ke Bali. Kemudian, bagi anda yang sudah pernah berlibur ke pulau Bali, merencanakan tempat wisata yang akan anda kunjungi jauh lebih mudah. Namun, bagi anda pertama kali liburan ke pulau Bali, kemungkinan besar, anda tidak akan mengetahui, objek wisata di Bali yang mana cocok untuk anda kunjungi. Maka itu, pada halaman ini, saya akan menuliskan panduan 20 tempat wisata untuk dikunjungi di Bali, bagi yang pertama kali liburan ke pulau Bali.

Kenapa banyak wisatawan tertarik berlibur ke pulau Bali? Pertanyaan ini sering kami dapat terutama dari wisatawan asing yang belum pernah liburan ke pulau Bali. Bali menjadi salah satu destinasi wisata paling poluler di Indonesia karena banyak hal. Berikut ini keunggulan pulau Bali sebagai destinasi wisata, yang membuat banyak wisatawan tertarik untuk mengunjungi. Tersedia banyak pilihan akomodasi, dari harga murah sampai resort mewah. Tempat makan juga sangat mudah di temukan di pulau Bali. Selain itu, tersedia kuliner dari beranekaragam negara dan kuliner dari banyak wilayah di Indonesia. Transportasi liburan di pulau Bali menggunakan kendaraan pribadi, jadi wisatawan tidak perlu banyak berjalan kaki. Area pulau Bali sangat aman, membuat wisatawan yang liburan bersama anak-anak merasa nyaman. Harga dan biaya wisata di pulau Bali lebih murah.

Menawarkan banyak pilihan tempat wisata, keunikan seni & budaya, serta aktivitas liburan yang dapat mengakomodir selera wisatawan yang berbeda. Maka itu, sebelum anda berkunjung ke tempat wisata yang anda inginkan, ada baiknya anda mencari tahu terlebih dahulu perihal, waktu buka objek wisata di Bali. Selain itu, beberapa tempat wisata sudah mulai menerapkan akses masuk menggunakan aplikasi peduli lindungi. Maka itu, ada baiknya anda sudah menginstall aplikasi peduli lindungi di smartphone anda sebelum berkunjung ke objek wisata di Bali.

Daftar 20 Tempat Wisata Yang Wajib Dikunjungi Ketika Liburan Ke Bali

Berikut ini daftar 20 tempat wisata untuk dikunjungi di Bali sangat populer dan selalu menjadi prioritas wisatawan untuk dikunjungi saat pertama kali liburan ke pulau Bali.

1. Pura Tanah Lot

Nomer 1 dalam daftar 20 tempat wisata untuk dikunjungi Bali adalah pura Tanah Lot Bali. Selanjutnya, Tanah Lot jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia artinya daratan di tengah laut. Tanah berarti daratan, Lot artinya laut. Sesuai dengan namanya, saat anda liburan ke pura Tanah Lot, anda akan menemukan pura yang berada di atas batu karang besar dengan latar belakang laut selatan. Batu karang besar ini berada di tengah laut. Kemudian, pada saat air pasang, batu karang terlihat terpisah dengan daratan. Daya tarik utama dari Tanah Lot temple terdapat pada keindahan pemandangan matahari terbenam, dengan siluet pura Tanah Lot. Berpadu dengan ombak laut selatan yang menerjang batu karang. Saat momen ini, akan terlihat banyak wisatawan yang akan mengambil foto dengan latar belakang pura Tanah Lot.

2. Pantai Kuta

Objek wisata pantai Kuta akan selalu masuk dalam daftar tempat wisata di kunjungi di pulau Bali bagi wisatawan yang pertama kali liburan ke Bali. Ada beberapa hal utama yang membuat pantai Kuta ramai mendapat kunjungan wisatawan. Seperti, menawarkan pantai pasir putih dengan bentangan garis pantai sangat panjang, serta pemandangan sunset. Kemudian, ombak di pantai Kuta lumayan besar dan cocok untuk aktivitas selancar pemula. Jika anda ingin berenang bersama anak-anak, maka anak anda harus selalu dalam pengawasan orang dewasa. Aktivitas utama wisatawan saat liburan ke pantai Kuta adalah duduk santai di tepi pantai, berenang, jalan-jalan, dan melihat pemandangan sunset. Karena tingginya minat wisatawan liburan ke pantai Kuta, maka hampir setiap hari jalan raya sekitar pantai Kuta akan terjadi kemacetan. Selain daya tarik pantai pasir putih, fasilitas pariwisata di sekitar area tempat wisata Kuta sangat lengkap. Anda akan dengan mudah menemukan akomodasi, tempat makan, pusat perbelanjaan, transportasi dan klub malam.

3. Pura Uluwatu

Uluwatu temple atau Pura Luhur Uluwatu selalu menjadi tempat wisata populer untuk wisatawan yang pertama kali liburan ke pulau Bali. Hal menarik yang wisatawan dapat lihat di pura Uluwatu seperti; Lokasi pura yang berada di ujung atas tebing tinggi, dengan ketinggian tebing sekitar 70 meter dari permukaan air laut. Keunikan arsitektur pura. Terdapat banyak kera ekor panjang sekitar area pura seperti kera yang ada di Monkey Forest Ubud. Dari atas tebing wisatawan dapat melihat pemandangan samudra Hindia. Menjelang sunset, wisatawan dapat menyaksikan pemandangan sunset Samudera Hindia dari atas tebing tanpa halangan. Lokasi menonton tari Kecak Api yang paling terkenal di pulau Bali.

4. Pura Ulun Danu Beratan Bedugul

Sebelum anda liburan ke Bali, anda akan melihat banyak foto pura yang sangat indah di Instagram, dan anda tidak tahu dimana lokasinya serta nama puranya. Jika anda pernah melihat foto sebuah pura yang terlihat berada di tengah danau, nama tempat wisata ini adalah Pura Ulun Danu Beratan Bedugul. Pura Ulun Danu, lokasinya berada di tepi danau Beratan berada di kawasan wisata Bedugul. Menurut Wikipedia, lokasi danau Beratan Bedugul berada di ketinggian 1200 meter dari permukaan air laut. Maka itu, udara di sekitar area pura Ulun Danu Beratan sangat sejuk. Hal menarik yang membuat pura Ulun Danu Beratan Bedugul populer dikunjungi wisatawan; Pemandangan unik pura Ulun Danu yang terlihat terapung tengah danau Beratan, sehingga terlihat unik di foto. Udara sejuk daerah pegunungan. Tata kebun sekitar area pura. Lokasi pura Ulun Danu Beratan berdekatan dengan lokasi Kebun Raya Bali.

5. Pemandangan Danau & Gunung Batur Kintamani

Selain area Bedugul, area wisata di pulau Bali yang juga berada di pegunungan adalah tempat wisata Kintamani. Ketinggian area Kintamani berada sekitar 1,500 meter dari permukaan air laut, sehingga udara di daerah Kintamani sangat sejuk. Lebih lanjut, daya tarik utama wisatawan liburan ke Kintamani adalah melihat pemandangan danau Batur dan pemandangan Gunung Batur. Ada banyak lokasi untuk melihat pemandangan pemandangan danau Batur dan pemandangan Gunung Batur. Lokasi favorit melihat pemandangan gunung dan danau Batur berada di desa Penelokan. Sebagian besar wisatawan saat melihat pemandangan gunung dan danau Batur di desa Penelokan, sambil menikmati makan siang prasmanan di restoran Grand Puncak Sari Kintamani.

6. Bali Safari Marine Park

Jika anda liburan keluarga ke pulau Bali dengan anak, maka tempat wisata Bali Safari & Marine Park wajib anda kunjungi. Bali Safari & Marine Park adalah sebuah kebun binatang yang memiliki luas area sangat luas, sekitar 400,000 meter persegi. Lebih lanjut, keunikan Bali Safari & Marine Park, setiap jenis satwa berkeliaran bebas dalam sebuah area besar. Karena area sangat luas, agar pengunjung dapat melihat satwa secara langsung, pengunjung akan menaiki kendaraan safari. Aktivitas ini terkenal dengan nama Safari Journey. Hal menarik yang membuat banyak wisatawan tertarik liburan ke Bali Safari & Marine Park seperti; Terdapat lebih dari 400 spesies binatang. Aktivitas Safari Journey. Pengunjung dapat melihat satwa langka harimau putih India dan Komodo. Tersedia pertunjukan Theater, bernama Bali Agung Show. Tersedia aktivitas menaiki Gajah. Ada pertunjukan gajah Sumatra. Juga ada pertunjukan harimau.

7. Pantai Tanjung Benoa

Sebagian besar wisatawan yang liburan ke pantai Tanjung Benoa karena tertarik untuk mengikuti aktivitas Tanjung Benoa water sports. Aktivitas Bali water sports yang tersedia di pantai Tanjung Benoa ada banyak pilihan. Seperti, parasailing, jet ski, banana boat, rolling donut, snorkeling dan masih banyak lagi pilihan lainnya. Hal yang membuat pantai Tanjung Benoa menjadi lokasi favorit aktivitas water sports di Bali karena; Gelombang ombak di pantai Tanjung Benoa sangat tenang. Perairan sangat dangkal. Bentangan garis pantai Tanjung Benoa sangat panjang, dengan tekstur pasir pantai halus berwarna putih kekuningan. Tersedia banyak pilihan wahana wisata bahari dengan harga murah. Semua pilihan wahana permainan water sports di rancang untuk pemula atau peserta yang tidak punya pengalaman dalam aktivitas water sports. Lokasi pantai Tanjung Benoa berdekatan dengan kawasan wisata Nusa Dua.

8. Ubud Monkey Forest

Tempat wisata Ubud memiliki banyak pilihan objek liburan serta aktivitas liburan seperti Ayung Rafting. Dari sekian banyak pilihan objek wisata yang ada di Ubud, Ubud Monkey Forest selalu menjadi tempat wisata favorit wisatawan yang pertama kali liburan ke pulau Bali. Hal menarik yang wisatawan dapat lihat saat liburan ke Monkey Forest Ubud seperti; Area hutan lindung dengan pepohonan yang sangat tinggi. Wisatawan dapat melihat kera ekor panjang. Dalam area Monkey Forest Ubud terdapat Pura.

9. Seminyak

Kawasan pariwisata Seminyak terkenal sebagai kawasan pariwisata mewah dan pusat shopping barang mewah di pulau Bali. Di area tempat wisata Seminyak, anda akan dengan mudah menemukan restoran mewah, resort mewah, butik, beach club, dan Spa. Kelengkapan fasiltas tersebut membuat area tempat wisata Seminyak menjadi salah satu destinasi wisata populer di pulau Bali. Lokasi area pariwisata Seminyak sangat strategis, karena berdekatan dengan kawasan tempat wisata Kuta serta area wisata Canggu.

10. Sawah Terasering Tegalalang

Selain objek wisata pantai pasir putih, pariwisata Bali juga terkenal memiliki banyak objek wisata sawah terasering. Ada dua objek wisata sawah terasering yang terkenal di Bali. Yaitu, sawah terasering Jatiluwih, serta sawah terasering Tegalalang. Karena lokasi dari sawah terasering Tegalalang berdekatan dengan pusat area pariwisata Ubud Bali, membuat sawah terasering Tegalalang lebih banyak dikunjungi wisatawan. Hal menarik yang wisatawan dapat lihat atau lakukan di area sawah terasering Tegalalang seperti, Foto dengan latar belakang sawah terasering. Nongkrong di salah satu cafe dengan view sawah terasering. Saat ini tersedia aktivitas Bali swing di area sawah terasering Tegalalang. Trekking di sekitar area persawahaan.

11. Pura Besakih

Pulau Bali terkenal memiliki banyak objek wisata pura, namun tahukah anda pura Hindu terbesar dan terluas di pulau Bali? Nama puranya adalah Pura Besakih. Lokasi area pura Besakih berada di kaki Gunung Agung, kabupaten Karangasem. Sekedar informasi, Gunung Agung adalah gunung berapi aktif tertinggi di pulau Bali. Karena berada di area kaki gunung Agung, maka udara sejuk terlalu terasa saat liburan ke pura Besakih. Pengunjung yang liburan ke Pura Besakih akan melihat area pura yang sangat luas, arsitektur megah dan area yang asri. Dari area pura Besakih pengunjung juga dapat melihat pemandangan area sawah, dan bukit. Waktu terbaik berkunjung di pagi hari, karena kabut belum turun. Sehingga anda akan dapat melihat pemandangan Gunung Agung dari area Pura Besakih Karangasem.

12. Pantai Pandawa

Jika anda liburan keluarga bersama anak-anak, maka pantai Pandawa di desa Kutuh wajib anda kunjungi. Kamu mungkin bertanya, kenapa pantai ini di beri nama, pantai Pandawa? Pantai ini di beri nama pantai Pandawa karena pada tebing karang menuju akses masuk ke area pantai, terdapat patung dari panca Pandawa. Ada berapa banyak patung di area Pantai Pandawa? Ada enam patung, seperti patung Arjuna, Yudistira, Nakula, Sahadewa, Dewi Kunti, dan patung Bima. Saat ini, pantai Pandawa menjadi destinasi populer di pulau Bali terutama untuk wisatawan Indonesia. Daya tarik utama dari pantai Pandawa terdapat pada bentangan pasir putih sekitar 1 kilometer. Ombak di pantai Pandawa sangat tenang, sehingga sangat aman untuk anak-anak berenang. Selain itu, di area tepi pantai tersedia jasa penyewaan kano. Lebih lanjut, kelebihan lain dari pantai Pandawa, terdapat pada area parkir kendaraan yang sangat luas serta lokasi parkir berdekatan dengan garis pantai. Di sepanjang tepi pantai terdapat warung yang menyediakan makanan dan minuman dengan harga terjangkau.

13. Air Terjun Sekumpul

Salah satu objek wisata yang saat ini sedang trend di Instagram adalah tempat wisata air terjun. Pulau Bali memiliki banyak pilihan objek wisata air terjun terutama pada area bagian utara pulau Bali. Dari sekian banyak pilihan tempat wisata air terjun yang ada di pulau Bali, air terjun Sekumpul yang paling terkenal. Lokasi obejk wisata Air Terjun Sekumpul berada di kawasan tempat wisata Bali utara. Sekedar informasi, lokasi area Bali utara lumayan jauh dari area tempat wisata Bali selatan. Seperti Kuta, Seminyak, Legian, Canggu, Jimbaran, Tanjung Benoa, Ungasan. Untuk menuju ke lokasi air terjun Sekumpul dari area Bali selatan, anda akan memerlukan waktu sekitar 2,5 jam. Daya tarik utama dari objek wisata Air Terjun Sekumpul terdapat pada pemandangan alam sekitar air terjun. Di lokasi air terjun Sekumpul, pengunjung akan melihat dua air terjun kembar saling berdampingan dengan ketinggian sekitar 50 meter.

14. Garuda Wisnu Kencana (GWK Bali)

Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana atau terkenal dengan nama GWK Bali, salah satu tempat wisata keluarga populer di pulau Bali. Hampir setiap hari objek wisata Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana ramai dikunjungi wisatawan. Daya tarik utama yang membuat wisatawan tertarik liburan ke GWK Bali karena di GWK Bali terdapat patung tertinggi di Indonesia. Patung Garuda Wisnu Kencana memiliki tinggi 75 meter, dengan lebar patung 65 meter.

15. Pantai Jimbaran

Apakah anda pernah melihat foto wisatawan sedang menikmati wisata kuliner tepi pantai pasir putih, view sunset, dengan menu seafood bakar? Jika iya, kemungkinan besar anda akan bertanya, di manakah lokasinya di pulau Bali. Nama tempatnya adalah pantai Jimbaran Bali. Daya tarik utama yang membuat wisatawan tertarik liburan ke pantai Jimbaran karena keindahan pantai pasir putih, dengan bentangan garis pantai yang sangat panjang. Karena posisis pantai menghadap ke sisi barat, maka di sore hari pantai Jimbaran menjadi salah satu spot terbaik melihat pemandangan sunset di pulau Bali. Keunikan dari pantai Jimbaran, karena di bibir pantai Jimbaran terdapat banyak cafe seafood bakar, dengan view pemandangan pantai. Suasana makan malam, dengan cahaya lilin, lokasi di tepi pantai, sambil melihat sunset inilah yang menjadi daya tarik utama pantai Jimbaran sebagai tempat wisata.


16. Pura Tirta Empul Tampak Siring

Wisatawan Indonesia yang pertama kali liburan ke Bali selalu tertarik liburan ke pura Tirta Empul Tampak Siring. Daya tarik objek wisata pura Tirta Empul karena lokasinya berdekatan dengan Istana Kepresidenan Tampaksiring. Selain itu, pengunjung akan melihat banyak kolam air di pura Tirta Empul dengan keunikan arsitektur pura. Hal paling menarik yang akan pengunjung lihat saat memasuki area dalam pura. Di dalam area pura akan terdapat sebuah kolam, dan di tengah kolam terdapat sumber mata air. Karena air dari kolam berasal dari mata air, maka air terlihat sangat jernih. Air dari kolam utama kemudian di aliarkan ke kolam kedua tempat umat hindu melakukan ritual penyucian. Di lokasi kolam kedua, pengunjung akan melihat umat hindu Bali menyucikan diri menggunakan air pancuran dari kolam utama. Untuk wisatawan dapat memasuki area pura Tirta Empul Tampak Siring, wisatawan wajib memakai kain sarong dan seledang. Kain sarong, di pakai dari pinggul sampai kaki dan seledang di gunakan untuk mengikat kain sarong pada bagian pinggang. Selain itu, pada area konter tiket, sudah di sediakan kain sarong dan seledang. Anda juga dapat membawa sendiri kain Sarong dan Selendang, jika anda merasa kurang nyaman memakai kain dan seledang yang di sediakan.

17. Desa Penglipuran

Jika anda ingin melihat suasana desa tradisional di pulau Bali yang masih asli dan sangat bersih, maka desa Penglipuran Bangli wajib anda kunjungi. Anda mungkin akan bertanya, apa keunikan desa Penglipuran jika di bandingkan dengan desa lainnya di pulau Bali? Daya tarik utama yang pengunjung lihat saat memasuki desa Pengelipuran, desain rumah penduduk terlihat sama dengan desain Bali asli. Desain Bali asli seperti gerbang masuk rumah, desain atap, serta tata letak rumah. Selain itu, pada area luar dan di dalam area rumah di tanami banyak pohon bunga dengan tatanan rapi. Daya tarik utama yang saya lihat paling menonjol dari desa Pengelipuran adalah kebersihan area desa.

18. Pulau Nusa Lembongan

Bagi wisatawan yang pertama kali liburan ke pulau Bali dan memiliki rentang waktu liburan di Bali lumayan panjang sekitar 8 – 10 hari, pasti akan liburan ke pulau Nusa Lembongan. Walaupun pulau Nusa Lembongan masuk dalam wilayah pulau Bali, namun pulau Nusa Lembongan dipisahkan oleh lautan dengan pulau Bali. Ada banyak hal menarik yang wisatawan dapat lakukan atau lihat saat berada di pulau Nusa Lembongan.

19. Pulau Nusa Penida

Berdekatan dengan pulau Nusa Lembongan, terdapat pulau Nusa Penida yang juga masuk dalam wilayah pemerintahan provinsi Bali walaupun dipiasahkan oleh laut. Pulau Nusa Penida semenjak 5 tahun terakhir, menjadi sangat populer dan mendapatkan banyak kunjungan wisatawan. Sebagian besar wisatawan yang liburan ke pulau Nusa Penida adalah wisatawan yang mencari suasana alam dan ingin mendapatkan foto bagus serta unik. Ada beberapa tempat wisata di Nusa Penida yang saat ini sangat terkenal dan sering terlihat di Instagram. Seperti pantai Kelingking, Broken Beach, Angel’s Billabong, pantai Atuh Nusa Penida. Jika anda memiliki waktu liburan lebih saat di Bali, ada baiknya anda juga mengunjungi pulau Nusa Penida.

20. Pulau Gili Trawangan

Pulau Gili Trawangan berada dalam wilayah provinsi NTB (Nusa Tenggara Barat). Sebagian besar wisatawan mancanegara yang memiliki waktu liburan rentang panjang akan liburan ke pulau Gili Trawangan. Daya tarik utama dari pulau Gili Trawangan sebagai tempat liburan, terdapat pada pemandangan pantai pasir putih, tidak ada kendaraan bermotor dan kehidupan malam.


Pesona Air Terjun Madakaripura Probolinggo Jawa Timur

Add Comment




Air terjun Madakaripura adalah sebuah air terjun yang terletak di Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Air terjun setinggi 200 meter ini merupakan air terjun tertinggi di Pulau Jawa dan tertinggi kedua di Indonesia. Air terjun ini adalah salah satu air terjun di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru tepatnya di lereng Gunung Bromo. Air terjun Madakaripura berada di ujung lembah sempit dan berbentuk ceruk yang dikelilingi tebing-tebing curam yang meneteskan air pada seluruh bidang tebingnya seperti layaknya sedang hujan, 3 di antaranya bahkan mengucur deras membentuk air terjun lagi. Nama air terjun yang berada di ketinggian 1.000 Mdpl ini berasal dari kata Madakaripura, tanah perdikan milik mahapatih Gajah Mada dari kerajaan Majapahit. Air Terjun Madakaripura juga kerap disebut Air Terjun Abadi. Hal itu karena air yang dialirkan oleh air terjun ini selalu melimpah dan tak pernah berkurang debitnya. Madakaripura merupakan air terjun yang berada di Desa Lumbang Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo.

Madakaripura sendiri berasal dari 3 kata yang mempunyai makna sendiri-sendiri. Mada diambil dari MahaPatih Gajah Mada sendiri yang merupakan tokoh yang sangat berpengaruh di jaman kerajaan Majapahit. Kari memiliki makna dari Peninggalan, dan Pura memiliki makna sembahyang atau semedi. Jadi makna dari Madakaripura itu adalah Gajah Mada yang sedang meninggal di kala sembahyang.

Menurut kepercayaan warga sekitar di air terjun ini adalah tempat terakhir dari MahaPatih Gajah Mada sampai beliau meninggal. Seperti diketahui bahwa, Mahapatih Gajahmada pergi ke tempat ini ketika, beliau dicopot sebagai Mahapatih. Pencopotan jabatan tersebut disebabkan karena MahaPatih Gajahmada telah membantai ratusan orang yang berada di Kerajaan Sunda Galuh.

Salah satu bukti bahwa disini merupakan tempat Mahapatih Gajahmada tinggal disini hingga akhir hayatnya ini diperkuat dengan hadirnya arca Gajahmada yang berada di kawasan ini. Tepatnya berada di area  dalam perjalanan menuju ke Air Terjun kawasan ini.

Debit Air di Madakaripura bisa dikatakan statis, jadi antar musim kemarau dan musim hujan debitnya sama saja. Hanya saja jika di Musim Hujan diusahakan jangan masuk ke Area Air terjun diatas jam 2, karena jika hujan tiba makan debit air akan segera meningkat secara tiba-tiba dan itu sangat membahayakan wisatawan.

Ada juga beberapa mitos bagi wisatawan yang berkunjung ke tempat ini, Berkunjung kesini harus sedikit berhati-hati. Karena, bila wisatawan mempunyai niat yang tidak baik. Maka, niat yang tidak baik itu akan membawa malapetaka bagi wisatawan. Begitupula sebaliknya,. Jika, wisatawan mempunyai niat yang baik, maka wisatawan akan mendapatkan kebaikan dari hati yang bersih tersebut. Mitos yang lain adalah  bahwa air di kawasan ini akan membuat kita awet muda. Percaya atau tidak nya itu hanyalah mitos.

Perjalanan menuju ke air terjun sangat indah dan memanjakan mata dengan pemandangan pohon-pohon besar, udara yang segar dan juga melewati sungai-sungai. Sepatu yang kuat, tahan air ataupun sandal gunung sangat disarankan untuk perjalanan ini. Perjalanan menempuh kurang lebih 1 jam ketika kemudian suasana dingin cukup terasa. Maka dari itu, baju ganti, jas hujan ataupun payung sangat disarankan. Anda harus berjalan lebih jauh sedikit untuk bisa menikmati air terjun utamanya. Anda masih harus menaiki tebing yang cukup licin dan sempit. Tapi sekali lagi itu akan terbayar dengan begitu Anda melihat air terjun utama yang berdinding melingkar, jadi terlihat seperti Anda berada di dalam botol. Sangat indah.

Waktu terbaik untuk mengunjungi tempat wisata ini adalah di pagi hari, pasalnya selain cuacanya yang masih sejuk dan masih sepi akan pengunjung, hal ini bermanfaat karena pengunjung mempunyai waktu yang panjang untuk berada di lokasi air terjun. Sebisa mungkin jangan datang di musim penghujan, dikarenakan air terjun utama pada tempat wisata ini memiliki aliran dari sebuah sungai yang dapat sewaktu-waktu berubah volume debit airnya. Namun tak perlu khawatir yang berlebih, pihak pengelola sudah membangun sebuah rumah yang dijaga secara 24 jam, yang bertugas untuk memantau keadaan di sungai tersebut. Bilamana keadaan sedang hujan atau air sedang pasang, maka dengan sigap petugas akan menginformasikan pada petugas yang berada di kawasan air terjun utama, untuk sesegera mungkin mengevakuasi para wisatawan. Hal tersebut mampu meminimalisir bahaya yang tak diinginkan.

Air terjun Madakaripura bisa dicapai dari Malang ataupun Probolinggo. Dari Probolinggo Anda bisa naik bus besar ke arah Tongas. Cukup mengutarakan tujuan kepada kondektur bahwa ingin mengunjungi air terjun tersebut dan pengunjung akan diberhentikan di pertigaan Tongas. Setelah turun, lanjutkan perjalanan dengan angkot yang sebelumnya. Perjalanan dari Tongas ke Air terjun Madakaripura penuh dengan pemandangan bagus dan juga jalan yang tidak cukup nyaman. Tapi semua itu akan terbayar jika penjelajah sudah sampai di pintu gerbang Madakaripura.

Jadi , bagi wisatawan sobat BromoPoint Indonesia yang akan berwisata ke Bromo, sempatkan lah untuk berkunjung ke Air Terjun ini , selain karena keindahan nya, lokasi air terjun ini mudah dijangkau dan di dalam satu arah ketika kita akan berkunjung ke Bromo ( Lewat Jalur Probolinggo )


#madakaripura

#probolinggo

Tempat Wisata Yang Terkenal Di Anyer Serang Banten

Add Comment

 
Anyar atau anyer adalah nama sebuah kecamatan di Kota Serang, Provinsi Banten, Indonesia. Kecamatan ini memiliki pantai yang sangat terkenal sebagai daerah pariwisata.

Itu juga merupakan titik awal dari Jalan Raya Pos yaitu Jalan Anyer sampai Panarukan yang dibangun oleh Belanda pada abad kesembilan belas, yang berlangsung 1.000 kilometer di ujung timur pulau Jawa. Di lepas pantai Anyer adalah pulau Pulau Sangiang, sebuah pulau tak berpenghuni dengan wilayah luas hutan tersentuh. Daerah ini juga dikenal karena formasi karang dipenuhi dengan ikan tropis.

Potensi Wisata
Suasana Pantai Anyer

Di daerah Anyer terdapat Pantai Anyer Terletak 38 km dari Kota Serang. Pantai ini menghadap ke Barat, sehingga kita dapat melihat pemandangan Gunung Rakata (anak Gunung Krakatau yang meledak pada tahun 1833).

Di Pantai anyer juga terdapat Mercusuar yang dibangun Belanda tahun 1855 pada masa pemerintahan Willem III dari Belanda yang digunakan untuk membantu pelayaran disekitar Selat Sunda dan Batavia waktu itu.

Tempat wisata pantai Anyer ini dapat dijadikan objek berlibur dan pelepas penat. Tempat wisata ini cocok dikunjungi setelah berhari-hari menjalankan rutinitas.

Anyer terkenal dengan salah satu jalan bersejarahnya, yaitu jalan Anyer hingga Panarukan yang membentang dari ujung barat sampai ujung timur Jawa yang dibangun pada saat pemerintahan kolonial Belanda. Tetapi di sisi lain, tempat wisata pantai Anyer juga sangat terkenal dengan keindahanya.

Anyer merupakan nama kecamatan yang berada di Kota Serang, Provinsi Banten dengan total 10 desa yang tercatat berada di kecamatan Anyer. Saat ini pantai-pantai di Kawasan Anyer menjadi salah satu komoditas pariwisata utama yang menopang perekonomian masyarakat Anyer dan sekitarnya.

Berikut telah dirangkum dari berbagai sumber rekomendasi tempat wisata pantai Anyer yang dapat dijadikan pilihan untuk berlibur serta melepas penat.

1. Pantai Pasir Putih Sirih
Tempat wisata pantai Anyer yang pertama ini menjadi salah satu pantai yang cukup ramai dikunjungi. Kawasan pantai ini cukup landai dengan ombak yang bisa dibilang tidak terlalu besar, sehingga sangat aman untuk dijadikan tujuan wisata untuk melepas penat atau cocok juga bagi tujuan wisata keluarga yang membawa anak-anak, walau begitu harus tetap dalam pengawasan orang tua.

Pantai Pasir Putih Sirih ini tidak terlalu terlihat dari jalan raya, lokasi pantai Pasir Putih Sirih ini memang sedikit jauh dari jalan utama. Pantai Pasir Putih Sirih terletak kurang lebih 200 meter dari pantai Marbella.

Di pantai Pasir Putih Sirih ini banyak wahana air yang dapat dinikmati oleh pengunjung seperti Jet Ski, Banana Boat, Papan Surfing, dan ada juga perahu yang dapat disewa untuk berkeliling menikmati suasana laut pantai Pasir Putih Sirih.

Saat berada di pantai Pasir Putih Sirih, jangan takut kehabisan perbekalan, karena selain wahana permainan, di pantai Pasir Putih Sirih ini juga banyak penjual makanan dan berbagai cinderamata yang menjajakan dagangannya. Tentunya hal ini sangat membantu para pengunjung yang kehabisan perbekalan.

2. Pantai Pasir Putih Florida
Tempat wisata pantai Anyer selanjutnya adalah pantai Pasir Putih Florida yang masih berada di Kawasan Anyer. Pantai ini merupakan salah satu pantai di Kawasan anyer yang memiliki bibir pantai paling lebar. Pantai ini sangat cantik karena dihiasi dengan hamparan pasir putih. Selain itu yang paling istimewa karena pantai ini menghadap ke arah Barat dengan pemandangan Anak Gunung Krakatau, yang tentunya akan sangat memukau mata pada saat matahari terbenam.

Pantai Pasir Putih Florida memiliki predikat yang disematkan oleh para wisatawan sebagai pantai paling romantis di wilayah kecamatan Anyer. Dengan mendengar namanya saja, mungkin banyak orang yang membayangkan akan keindahan dan keunikan yang disuguhkan oleh pantai Pasir Putih Florida ini.

Pantai Pasir Putih Florida ini memiliki kontur tanah yang landai dan tidak terlalu banyak memiliki karang. Oleh sebab itu pantai ini sangat cocok sebagai tujuan wisata bersama keluarga termasuk anak-anak. Agar lebih lengkap saat menikmati suasana dan keindahan pantai di pantai Pasir Putih Florida, wisatawan bisa menyewa saung yang berjejer di kawasan pantainya.

3. Pantai Sambolo
Pantai Sambolo memiliki kontur tanah yang landai, pantai Sambolo dihiasi pasir putih kombinasi warna kecoklatan. Di kawasan pantai ini tidak terdapat batuan karang, sehingga cukup ideal sebagai destinasi wisata untuk melepas kepenatan. Atau jika ingin berkunjung Bersama keluarga, pantai ini juga cocok untuk dikunjungi. Keindahan pada pantai ini juga diperlengkap oleh air laut yang sangat jernih.

Fasilitas umum pendukung kegiatan wisatawan sudah disediakan di pantai ini, seperti banyaknya gazebo di tepian pantai yang dapat disewa dengan harga terjangkau, toilet umum, parkir luas dan sebagainya. Wahana permainan juga sudah disediakan untuk menambah keseruan berlibur di Pantai Sambolo. Wahana itu seperti parasailing, snorkeling, jet ski, banana boat dan beragam wahana permainan yang lainnya.

4. Pantai Carita
Secara administrasi pantai Carita tidak secara resmi berada di kecamatan Anyer, tapi tepatnya di Kecamatan Carita. Namun masyarakat luas hingga saat ini masih menyebut destinasi ini dengan nama Pantai Anyer-Carita. Hal tersebut dikarenakan lokasinya yang sangat berdekatan. Jika pengunjung menempuh pantai ini dari Anyer, jarak tempuhnya hanya sekitar 20 kilometer dengan akses jalan yang cukup memadai sehingga mempermudah pengunjung untuk menjangkau pantai Carita ini.

Pantai carita merupakan salah satu tempat wisata pantai Anyer yang sudah begitu populer dikalangan wisatawan domestik dan juga mancanegara. Hamparan pasir putih yang dikombinasi warna coklat, terbentang sejauh mata memandang. Deburan ombak di pantai Carita menambah nyamannya suasana untuk melepas kepenatan. Indahnya anak Gunung Krakatau juga terlihat jelas saat berada di Pantai Carita.

Para pengunjung tidak hanya bisa sepuasnya menikmati kecantikan alam yang disuguhkan, akan tetapi dapat dengan sepuasnya melakukan aktivitas yang sudah disiapkan oleh pengelola, seperti melakukan snorkeling, menyelam, bermain banana boat, jet ski dan masih banyak wahana seru serta menantang yang lainnya.

5. Pantai Karang Bolong
Tempat wisata pantai Anyer ini sesuai dengan namanya, karena di pantai ini terdapat dinding karang raksasa berlubang atau ‘bolong’ pada bagian tengahnya. Keunikan itu terlihat dari tepi pantai Karang Bolong. Lubang itu muncul karena proses abrasi. Namun beberapa versi menyebutkan jika fenomena alam tersebut merupakan dampak dari letusan dahsyat Gunung Krakatau yang terjadi pada tahun 1883.

Fenomena berlubangnya dinding karang tersebut ternyata mampu menarik perhatian banyak wisatawan. Sebelumnya nama kawasan wisata ini adalah Pantai karang Suraga, sebelum akhirnya berganti nama menjadi pantai Karang Bolong.

Beragam aktivitas dapat pengunjung lakukan di pantai Karang Bolong. Kalau Anda ingin menyaksikan pemandangan pantai dari ketinggian, saat ini di pantai Karang Bolong sudah tersedia anak tangga untuk mendaki ke atas batu karang tersebut.

6. Pantai Jambu
Rekomendasi tempat wisata pantai anyer untuk melepas penat yang terakhir adalah pantai Jambu. Lokasinya berdekatan dengan pantai Karang Bolong, sehingga wisatawan bisa sekaligus mengunjungi dua destinasi ini di hari yang sama. Kondisi pantai Jambu nampak masih lestari dan alami, dan suasana di pantai ini juga tidak terlalu bising, sehingga menjadi tempat ideal untuk relaksasi dari rutinitas harian.

Ombak pantai Jambu tidak terlalu besar, sehingga kondisi alamnya sangat bersahabat bagi wisatawan terutama bagi mereka yang membawa serta anak-anaknya. Pasirnya nampak sangat putih dan bersih. Selain itu air di pantai Jambu juga bisa dibilang cukup jernih.

Itulah beberapa rekomendasi tempat wisata pantai Anyer yang dapat dijadikan referensi

 

Kepulauan Raja Ampat, Pesona Alam Papua yang Begitu Menakjubkan

Add Comment
Kepulauan Raja Ampat, pulau yang cantik dan indah

Kepulauan Raja Ampat adalah rangkaian empat gugusan pulau yang berdekatan yang terletak di bagian barat Kepala Burung (Vogelkoop) Pulau Papua. Secara administratif, cluster ini berada di bawah Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat. Pulau ini kini menjadi tujuan penyelam yang tertarik dengan keindahan pemandangan bawah laut. Empat kelompok pulau diberi nama sesuai dengan empat pulau terbesar, yaitu Pulau Waigeo, Pulau Misool, Pulau Salawati, dan Pulau Batanta.

Asal dan sejarah

Asal usul nama Raja Ampat menurut mitos masyarakat setempat berasal dari seorang wanita yang menemukan tujuh butir telur. Empat dari mereka menetas menjadi empat pangeran terpisah dan masing-masing penguasa Waigeo, Salawati, Misool Timur dan Misool Barat. Sementara itu, tiga telur lainnya menjadi hantu, wanita, dan batu.

Dalam perjalanan sejarah, wilayah Raja Ampat telah lama dihuni oleh masyarakat mulia dan menerapkan sistem adat Maluku. Dalam sistem ini, masyarakat adalah sekelompok orang. Setiap desa dipimpin oleh seorang raja. Sejak berdirinya lima kesultanan Muslim di Maluku, Raja Ampat menjadi bagian dari klaim Kesultanan Tidore. Setelah Kesultanan Tidore ditundukkan dari Belanda, Kepulauan Raja Ampat menjadi bagian dari klaim Hindia Belanda.

Masyarakat Penghuni Kepulauan Raja Ampat

Orang-orang di Kepulauan Raja Ampat umumnya adalah nelayan tradisional yang tinggal di desa-desa kecil yang berjauhan dan pulau-pulau yang berbeda. Mereka adalah masyarakat yang ramah untuk menerima tamu dari luar, terutama jika kita membawa hadiah untuk mereka dalam bentuk pohon pinang atau permen. Item ini menjadi semacam 'pipa perdamaian indian' di Raja Ampat. Pertunjukan bertutur dengan makan pinang yang juga disebut "Para-the Pinang" sering saling bergantian melempar massa, istilah lokal untuk cerita lucu.

Mereka adalah Muslim dan Kristen dan seringkali dalam satu keluarga atau klan ada anggota yang menganut salah satu dari dua agama tersebut. Hal ini membuat masyarakat Raja Ampat tetap harmonis meski berbeda keyakinan.

Kekayaan sumber daya alam

Kepulauan Raja Ampat merupakan tempat yang sangat potensial untuk dijadikan objek wisata, terutama wisata selam. Perairan Kepulauan Raja Ampat menurut berbagai sumber, merupakan salah satu dari 10 perairan terbaik untuk lokasi penyelaman di seluruh dunia. Sebenarnya, itu juga bisa dikenali sebagai nomor satu untuk kelengkapan flora dan fauna bawah laut saat ini.

Dr John Veron, ahli batu berpengalaman dari Australia, misalnya, di sebuah situs yang dia ungkapkan, Kepulauan Raja Ampat terletak di ujung paling barat Pulau Papua, sekitar 50 mil barat laut Sorong, memiliki terumbu karang terbaik di Indonesia. Sekitar 450 spesies karang diidentifikasi selama dua minggu penelitian di daerah tersebut.

Conservation International, The Nature Conservancy, dan National Oceanographic Institute (LON) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melakukan penilaian cepat pada tahun 2001 dan 2002. Akibatnya, mereka mencatat bahwa di perairan ini ada lebih dari 540 spesies karang keras (75 % dari total spesies di dunia), lebih dari 1.000 spesies ikan karang, 700 spesies moluska, dan rekor tertinggi untuk kustenerasi stomatopoda gonodactyloid. Ini membuat 75% spesies karang dunia ada di Raja Ampat. Tidak ada tempat dengan daerah yang sama memiliki banyak spesies karang seperti ini.

Ada beberapa terumbu karang yang kondisinya masih sangat baik dengan persentase tutupan karang hidup hingga 90%, yaitu di selat Dampier (selat antara Pulau Waigeo dan Pulau Batanta), Kepulauan Kofiau, Kepulauan Misool Tenggara dan Kepulauan Wayag. Jenis terumbu karang di Raja Ampat umumnya terumbu karang dengan kontur miring hingga curam. Tapi juga ditemukan jenis atol dan jenis bakar atau taka. Di beberapa tempat seperti desa Saondarek, saat air pasang terendah, dapat terlihat peregangan terumbu karang tanpa menyelam dan dengan adaptasi sendiri, karang masih bisa hidup bahkan di udara terbuka dan terkena sinar matahari langsung.

Spesies unik yang bisa ditemukan pada saat menyelam adalah beberapa jenis kerdil kuda laut, wobbegong, dan ikan pari Manta. Ada juga ikan endemik raja amfibi, yaitu raja Eviota, yang merupakan sejenis ikan gobbie. Di titik Manta yang terletak di Selat Arborek Dampier, Anda bisa menyelam dengan beberapa pari Manta yang jinak saat menyelam di Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur. Jika Anda menyelam di Cape Kri atau Chicken Reef, Anda bisa dikelilingi ribuan ikan. Terkadang koleksi tuna, trevallies raksasa dan snappers. Tapi sangat menggairahkan jika kita dikelilingi oleh kumpulan ikan barakuda, meski sebenarnya relatif tidak berbahaya (yang berbahaya jika kita bertemu dengan satu barakuda tunggal atau soliter). Hiu karang juga sering terlihat, dan jika beruntung Anda juga bisa melihat kura-kura masih makan spons atau berenang di sekitar Anda. Di beberapa tempat seperti di Salawati, Batanta dan Waigeo juga melihat Dugong atau putri duyung.

Karena banyaknya pulau dan selat sempit, sebagian besar lokasi penyelaman pada waktu tertentu memiliki arus yang kuat. Hal ini juga memungkinkan untuk melakukan drift dive, menyelam sambil mengikuti arus kuat dengan air yang sangat jernih saat melalui koleksi ikan.

Peninggalan prasejarah dan sejarah

Di kawasan cluster Misool ditemukan peninggalan prasejarah berupa cap tangan yang tercetak di dinding batu. Uniknya, tutup tangan sangat dekat dengan permukaan laut dan tidak di dalam gua. Menurut perkiraan, usia cap tangan sekitar 50.000 tahun dan merupakan bagian dari serangkaian panduan untuk jalur manusia dari kepulauan barat ke Papua dan Melanesia.
Sisa reruntuhan World Wide II dapat ditemukan di beberapa lokasi penyelaman, seperti di Pulau Wai.

Akses Menuju Kepulauan Raja Ampat

Mengunjungi pulau-pulau ini tidak terlalu sulit meski membutuhkan banyak waktu dan uang. Kita bisa menggunakan penerbangan dari Jakarta atau Bali ke Sorong via Makassar atau Ambon dan Manado untuk penerbangan sekitar 6 jam. Dari Sorong, kota yang cukup besar dengan fasilitas yang lengkap. Untuk menjelajahi Raja Ampat ada dua pilihan, tur dengan perahu pinisi atau menginap di resort Raja Ampat Dive Lodge. Meski sebagian besar wisatawan yang datang ke Raja Ampat saat ini adalah penyelam, lokasi ini sebenarnya juga menarik bagi wisatawan non-penyelam karena juga memiliki pantai berpasir putih yang indah, sekumpulan pulau karst nan dan flora-fauna endemik yang unik dan mempesona seperti cendrawasih. merah, cendrawasih Wilson, maleo waigeo, berbagai beo dan beo, kuskus waigeo, dan berbagai jenis anggrek.

Ancaman terhadap pulau-pulau ini

Kekayaan keanekaragaman hayati di Raja Ampat telah membuat dirinya memiliki tingkat ancaman yang tinggi. Hal itu bisa dilihat dari kerusakan terumbu karang dan hutan. Kerusakan terumbu karang umumnya disebabkan oleh aktivitas penangkapan ikan yang tidak bersahabat seperti bom, sianida dan akar bore (cairan dari akar yang diolah dari sejenis pohon untuk meracuni ikan).

Upaya konservasi

Untuk menjaga kelestarian bawah laut Kepulauan Raja Ampat, upaya konservasi sangat diperlukan di daerah ini. Ada dua lembaga internasional yang berkonsentrasi pada keberlanjutan sumber daya alam Raja Ampat, yaitu CI (Conservation International) dan TNC (The Nature Conservancy). Pemerintah sendiri telah mendirikan sebuah laut di sekitar Waigeo South, yang meliputi pulau-pulau kecil seperti Gam, Mansuar, kelompok Yeben dan kelompok Batang Pele, telah diratifikasi sebagai Marine Marine Sanctuary. Menurut Keputusan Menteri Kehutanan No. 81 / KptsII / 1993, luas wilayahnya mencapai 60.000 hektare.

Selain itu, beberapa wilayah laut lainnya telah diusulkan untuk dijadikan kawasan konservasi. Masing-masing adalah Suaka Margasatwa Laut Pulau Misool Selatan, lautan Pulau Kofiau, lautan Pulau Asia, laut Pulau Sayang dan lautan Pulau Ayau.

Raflesia Arnoldii, Bunga Terbesar di Dunia yang Menghadapi Kepunahan

Add Comment

Bunga yang indah dari Indonesia
Padma raksasa (bahasa Latin: Rafflesia arnoldii) adalah tanaman parasit wajib yang dikenal memiliki bunga sangat besar, bahkan bunga terbesar di dunia. Tumbuh di pohon tisu tanaman (liana) Tetrastigma dan tidak memiliki daun sehingga tidak bisa berfotosintesis. Penamaan bunga raksasa ini tidak lepas dari sejarah penemuannya yang pertama pada tahun 1818 di hutan tropis Bengkulu (Sumatera) di suatu tempat dekat Sungai Manna, Lubuk Tapi, Kabupaten Bengkulu Selatan, sehingga Bengkulu dikenal di dunia sebagai The Tanah Rafflesia atau Rafflesia Bumi. Seorang pemandu yang bekerja sama dengan Dr. Joseph Arnold yang menemukan bunga raksasa ini terlebih dahulu. Dr. Joseph Arnold sendiri mengikuti sebuah ekspedisi yang dipimpin oleh Thomas Stamford Raffles. Jadi penamaan bunga Rafflesia arnoldii didasarkan pada gabungan nama Thomas Stamford Raffles sebagai pemimpin ekspedisi dan Dr. Joseph Arnold sebagai penemu bunga. Tanaman ini endemik ke pulau Sumatera, terutama bagian selatan (Bengkulu, Jambi, dan Sumatera Selatan). Taman Nasional Kerinci Seblat merupakan kawasan konservasi utama spesies ini. Spesies ini, bersama dengan anggota genus Rafflesia lainnya, berada dalam bahaya ditaklukkan untuk melakukan deforestasi. Di Jawa hanya tumbuh satu jenis padma parasit, Rafflesia padma.
Bunga tidak berakar parasit, tidak berdaun, dan tidak bertangkai. Diameter bunga saat mekar bisa mencapai 1 meter dengan berat sekitar 11 kilogram. Bunga menyedot elemen anorganik dan organik dari tanaman inang Tetrastigma. Satu-satunya bagian yang bisa disebut "tanaman" adalah jaringan yang tumbuh di tanaman merambat Tetrastigma. Bunga memiliki lima mahkota yang mengelilingi bagian yang terlihat seperti mulut laras. Di dasar bunga ada bagian seperti cakram berduri, berisi benang sari atau putik tergantung jenis kelamin bunga, jantan atau betina. Hewan penyerbuk adalah lalat yang tertarik dengan bau busuk yang dikeluarkan oleh bunga. Bunga hanya sekitar seminggu (5-7 hari) dan setelah itu layu dan mati. Persentase konsepsi sangat kecil, karena bunga jantan dan bunga betina jarang bisa mekar secara simultan dalam seminggu, meski ada lalat yang datang untuk membuahi.
Rafflesia arnoldii atau padma raksasa adalah tanaman parasit wajib yang tumbuh di batang liana (tanaman merambat) dari genus Tetrastigma. Spesies Raflesia lainnya juga memiliki host yang sama. Rafflesia arnoldii pertama kali ditemukan pada tahun 1818 di hutan tropis Sumatra oleh seorang pemandu yang bekerja pada Dr. Joseph Arnold, yang mengikuti ekspedisi Thomas Stanford Raffles, sehingga tanaman tersebut dinamai berdasarkan sejarah penemu penggabungan antara Raffles dan Arnold.
Rafflesia arnoldii tidak memiliki daun sehingga tidak dapat melakukan fotosintesisnya sendiri dan mengambil nutrisi dari pohon inangnya. Bentuk bunga Raflesia yang terlihat hanyalah minat yang berkembang dalam jangka waktu tertentu. Kehadirannya tampak tersembunyi selama berbulan-bulan di tubuh tuan rumah hingga akhirnya tumbuh bunga yang mekar hanya seminggu. Bunga Raflesia adalah identitas provinsi Bengkulu dan sebagai salah satu puspa langka dari tiga bunga nasional Indonesia yang menyertai puspa (melati putih atau Jasminum sambac) dan pesona puspa (atau mek atau Phalaenopsis amabilis) berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 4 tahun 1993 tentang Hewan dan Bunga Nasional.

Deskripsi Morfologi Raflesia Arnoldii

Rafflesia arnoldii yang memiliki bunga pelebaran dengan lima mahkota bunga. Bunga menjadi satu-satunya bagian tanaman yang terlihat dari Rafflesia arnoldii, dengan tidak adanya akar, daun dan batang. Satu bunga terdiri dari lima kelopak oranye kasar dan berbintik-bintik dengan krim putih. Saat bunga mekar, diameternya bisa mencapai 70 sampai 110 cm dengan tinggi 50 cm dan beratnya mencapai 11 kg.

Rafflesia arnoldii memiliki organ reproduksi, yaitu benang sari dan putik, di satu rumah yang terdapat di tengah pangkal bunga berbentuk melengkung seperti laras. Proses penyerbukan pada bunga rafflesia dibantu oleh serangga yang tertarik pada bau bunga yang menyengat. Kuncup bunga yang terbentuk di sepanjang batang dengan periode pertumbuhan bunga bisa memakan waktu hingga 9 bulan dan masa mekar 5-7 hari, maka bunga raflesia akan layu dan mati.

Ekologi dan habitat Raflesia Arnoldii

Penyebaran dan habitat raflesia tersebar di hutan dataran rendah di Jawa Barat, hutan dataran rendah di sepanjang pantai selatan Jawa Barat dan hutan dataran rendah Jawa Tengah di Taman Nasional Meru Betiri, serta hutan tropis di pulau Sumatera. Beberapa lokasi yang sering dijumpai Rafflesia arnoldii adalah bunga tumbuh termasuk Taman Nasional Kerinci Seblat, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Pusat Pelatihan Gajah Seblat di Kabupaten Bengkulu Utara, dan Padang Guci Kabupaten Kaur, Bengkulu. Taman Nasional Bukit Barisan Selatan sendiri telah ditunjuk sebagai pusat konservasi tanaman ini. Hingga saat ini bunga rafflesia belum berhasil diusahakan di luar habitat aslinya.

Dari sekitar 30 spesies raflesia di seluruh dunia, hanya satu spesies yang dianggap terancam punah, Rafflesia magnifica yang tumbuh di Filipina. Salah satu jenis Raflesia yang bisa tumbuh di luar habitat adalah Rafflesia patma.

Ancaman Kepunahan Raflesia Arnoldii

Tingginya laju deforestasi, kebakaran hutan, dan penurunan hutan alam di Sumatera merupakan ancaman serius bagi pelestarian Rafflesia arnoldii. Selain itu, ancaman juga datang dari masyarakat yang merusak dan mengambil pistil bunga rafflesia untuk dijadikan obat tradisional.

Upaya WWF dalam Pelestarian Habitat

Meski tidak secara langsung melestarikan Rafflessia arnoldii, upaya konservasi habitat yang dilakukan oleh WWF Indonesia di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) di Lampung dan Bengkulu, diharapkan dapat mendukung pelestarian fauna langka ini. Bekerja sama dengan berbagai mitra terkait, WWF juga terus membangun kesadaran dan kesadaran masyarakat untuk melestarikan dan melestarikan tanaman unik Indonesia ini.

Mengembangkan raflesia dengan teknik grafting untuk menghadapi ancaman kepunahan

Untuk bertahan hidup, Rafflesia mengisap nutrisi dari inangnya, Tetrastigma. Keberadaan Tetrastigma hampir menyebar ke seluruh Indonesia. Namun, Rafflesia hanya ingin tetap bertahan di Tetrastigma di sejumlah tempat, seperti di Sumatera, Jawa, dan Kalimantan,
Selain itu, Rafflesia juga termasuk tanaman eksklusif. Dia tidak bisa tinggal di luar habitatnya.
Untuk pertama kalinya, Kebun Raya Bogor berhasil mengembangkan Rafflesia di luar habitatnya melalui teknik grafting (grafting) yang dilakukan pada Rafflesia patma. Proses pencangkokan telah dilakukan sejak tahun 2004. Para ahli membawa Tetrastigma dari Kebun Raya Bogor ke Cagar Alam Pangandaran.
Kebun Raya Bogor dan Cagar Alam Pangandaran memiliki beberapa kesamaan. Meski di Pangandaran nol mdpl (meter di atas permukaan laut) dan Bogor 250 mdpl, keduanya memiliki kelembaban 90 persen.
Dengan perhitungan itu, para ahli berangkat ke Pangandaran. Di sana, para ahli mengikat batang Tetrastigma yang dibawa dari Bogor dengan batang Tetrastigma yang telah terinfeksi Rafflesia.
Sambungan ini ditunggu sampai digabung sekitar tiga bulan dan dibawa untuk dikembangkan di Kebun Raya Bogor. Para ahli mengklaim telah melupakan proyek tersebut karena tidak ada tanda-tanda keberhasilan
"Akhirnya di tahun 2010, 6 tahun kemudian, tunas Rafflesia baru saja dimulai, sejak 3 Juni 2009, ada benjolan, selain yang lain, bukan penyakit, oh ternyata Rafflesia terhubung,".
Tim tidak tahu persis berapa lama waktu yang dibutuhkan agar kuncup rafflesia muncul. Ia menganggap masih menjadi misteri bagi para peneliti.
Tim menduga hal itu disebabkan oleh kumpulan rafflesia yang lebih besar daripada inangnya sehingga nutrisi harus diserap perlahan dari Tetrastigma agar bisa bertahan. Beberapa hipotesis memang telah disajikan dalam sejumlah penelitian. Misalnya, dari biji sampai kuncup dibutuhkan satu tahun. Namun, itu tidak diterima secara umum.
"Yang bisa mengendalikan pertumbuhan bibit Rafflesia di host tidak ada, jadi wajar kalau pertumbuhannya panjang karena parasit raksasa, dimana-mana penumpang gelap itu kecil agar tidak membunuh tuan rumahnya, jadi dia pasti lambat,"
Selain Rafflesia, Indonesia juga memiliki tanaman endemik lainnya, Flower Carrion (Amorphophallus titanum). Kedua tanaman ini sering disebut dengan satu nama, Flower Carrion
Baik Rafflesia maupun Flower Vultures terancam. Kebakaran hutan dan konversi hutan menjadi ladang kelapa sawit merupakan salah satu penyebab yang perlu diteliti.
Alasannya, agar terjadi pembuahan pada Rafflesia yang tinggal di hutan, serangga khusus dibutuhkan untuk memindahkan benang sari dari bunga jantan ke bunga betina.
Jika serangga itu tidak ada, itu tidak akan menjadi buah. Untuk dispersi benih Amorphophallus oleh Hornbirds. Jika burung enggang dipukul, maka tidak akan menyebarkan sarinya. Jadi variasi genetik tidak akan meningkat. Panjang daya tahan tubuh lebih rendah.
Kini, Rafflesia dan Vultures telah masuk sebagai tanaman yang dilindungi sesuai dengan ketentuan UU No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Hayati dan Ekosistemnya. Upaya pemerintah dalam menjaga lingkungan sangat diperlukan untuk menjaga ketahanan keanekaragaman hayati flora Indonesia.
Di Bengkulu pernah ditemukan empat jenis Raflesia arnoldii, Raflesia hasselti, Raflesia gadutensis dan Raflesia bengkuluensis.

Daerah Istimewa Yogyakarta, Daerah yang Masih Mempertahankan Budaya

Add Comment
Kota JogJa

Daerah Istimewa Yogyakarta (Jawa: Dhaérah Istiméwa Ngayogyakarta) adalah Daerah Istimewa di Indonesia yang merupakan perpaduan antara Kesultanan Yogyakarta dan Negara Bagian Paku Alaman Kadipaten. Daerah Istimewa Yogyakarta terletak di bagian selatan Pulau Jawa, dan berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah dan Samudra Hindia. Daerah Istimewa yang memiliki luas 3.185,80 km2 terdiri dari satu kotamadya, dan empat kabupaten, terbagi menjadi 78 kecamatan, dan 438 kelurahan / kelurahan. Menurut sensus penduduk 2010 ada populasi 3.452.390 jiwa dengan proporsi 1.705.404 laki-laki, dan 1.746.986 perempuan, dan memiliki kepadatan penduduk 1.084 jiwa per km2.

Penyebutan nomenklatur Daerah Istimewa Yogyakarta yang terlalu lama menimbulkan nomenklatur ke DI Yogyakarta atau DIY. Daerah Istimewa Yogyakarta sering dikaitkan dengan kota Yogyakarta sehingga tidak tepat untuk disebut Jogja, Yogya, Yogyakarta, Jogjakarta. Meski secara geografis merupakan daerah tingkat provinsi terbesar kedua setelah DKI Jakarta, Daerah Istimewa ini terkenal di tingkat nasional, dan internasional, terutama sebagai tempat wisata andalan setelah Provinsi Bali. Daerah Istimewa Yogyakarta mengalami beberapa bencana alam besar termasuk gempa bumi pada tanggal 27 Mei 2006, letusan Gunung Merapi pada bulan Oktober-November 2010, dan letusan Gunung Kelud, Jawa Timur pada tanggal 13 Februari 2014.

Sejarah

Sebelum merdeka, Yogyakarta adalah daerah yang memiliki pemerintahan sendiri atau disebut Kawasan Zelfbestuurlandschappen / Swapraja, yaitu Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan Kadipaten Pakualaman. Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat didirikan oleh Pangeran Mangkubumi yang memegang gelar Sultan Hamengku Buwono I pada tahun 1755, sementara Kadipaten Pakualaman didirikan oleh Pangeran Notokusumo (saudara laki-laki Sultan Hamengku Buwono II) yang bertajuk Duke of Paku Alam I pada tahun 1813. Hindia Belanda pemerintah mengakui Kesultanan, dan Pakualaman sebagai kerajaan dengan hak mengatur rumahnya sendiri yang dinyatakan dalam kontrak politik. Kontrak politik terakhir Kesultanan dicantumkan di Staatsblaad 1942 No. 47, sedangkan kontrak politik Pakualaman di Staatsblaad 1941 Nomor 577. Keberadaan kedua kerajaan tersebut telah diakui secara internasional, baik selama masa penjajahan Belanda, Inggris, dan Jepang. . Ketika Jepang meninggalkan Indonesia, kedua kerajaan tersebut siap menjadi negara mandiri dan mandiri, lengkap dengan sistem pemerintahannya (teritorial), wilayah dan populasi.

Setelah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Sri Sultan Hamengkubuwana IX dan Sri Paku Alam VIII menyatakan kepada Presiden Republik Indonesia bahwa Kesultanan Yogyakarta, dan Wilayah Pakualaman menjadi wilayah negara Republik Indonesia, bergabung menjadi satu kesatuan yang dinyatakan sebagai Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sri Sultan Hamengkubuwana IX dan Sri Paku Alam VIII selaku Kepala Daerah, dan Wakil Kepala Daerah yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden RI. Hal ini dinyatakan dalam:

  • Piagam posisi Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Sri Paku Alam VIII tertanggal 19 Agustus 1945 dari Presiden Republik Indonesia.
  • Mandat Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Sri Paku Alam VIII tertanggal 5 September 1945 (dibuat terpisah).
  • Mandat Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Sri Paku Alam VIII tertanggal 30 oktober 1945 (dibuat dalam satu naskah).
Pada sejarah berikutnya, posisi DIY sebagai Daerah Otonom di tingkat provinsi sesuai dengan maksud pasal 18 UUD 1945 (sebelum amandemen) diatur oleh Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1948 tentang Undang-Undang Dasar Pemerintahan Daerah. Sebagai tindak lanjutnya maka Daerah Istimewa Yogyakarta didirikan dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1945 tentang Pembentukan Peraturan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta No. 31/1950 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 19555 (Lembaran Negara Tahun 1959). No. 71, Tambahan Lembaran Negara Nomor 1819) yang masih berlaku. Dalam UU DIY disebutkan daerah Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat, dan Duchy Daerah Pakualaman. Dalam setiap undang-undang yang mengatur Pemerintahan Daerah, hak istimewa DIY diakui, sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004.

Dalam sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), DIY memiliki peran penting. Terbukti pada tanggal 4 Januari 1946 sampai tanggal 27 Desember 1949 telah dibuat sebagai Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia. 4 Januari ini kemudian ditetapkan menjadi kota Kota Yogyakarta pada tahun 2010. Saat ini Kesultanan Ngayogyakarta dipimpin oleh Sri Sultan Hamengkubuwana X dan Kadipaten Pakualaman yang dipimpin oleh Sri Paku Alam X yang juga menjabat sebagai Gubernur, dan Wakil Gubernur DIY. Keduanya memainkan peran yang menentukan dalam menjaga nilai-nilai budaya, dan adat istiadat Jawa dan menyatukan masyarakat Yogyakarta.

Geografi

DIY terletak di bagian tengah-selatan Pulau Jawa, secara geografis terletak pada 8º 30 '- 7º 20' Lintang Selatan, dan 109º40 '- 111º 0' Bujur Timur. Berdasarkan lansekap, wilayah DIY dapat dikelompokkan menjadi empat unit fisiografi, yaitu unit fisiografi Gunung Merapi, Gunung Sewu atau unit fisiografi Gunung Seribu, unit fisiografi Gunung Kulon Progo, dan unit fisiografi dataran rendah.

Unit fisiografi gunung berapi Gunung Merapi, mulai dari kerucut vulkanik hingga dataran vulkanik vulkanik termasuk pemandangan vulkanik, meliputi Sleman, Kota Yogyakarta dan sebagian Bantul. Daerah kerucut, dan lereng gunung berapi adalah kawasan hutan lindung sebagai daerah tangkapan air di daerah subordinat. Unit landscape ini terletak di utara Sleman. Gunung Merapi yang merupakan gunung berapi aktif dengan ciri khas, memiliki daya tarik sebagai objek penelitian, pendidikan, dan pariwisata.

Kart mendominasi struktur bumi di wilayah selatan Gunungkidul

Unit pegunungan selatan atau Pegunungan Seribu, yang terletak di daerah Gunungkidul, adalah perbukitan kapur dan lanskap karst yang mandul, dan kekurangan air permukaan, dengan bagian tengahnya merupakan DAS Wonosari yang dikembangkan secara teknologis yang membentuk Plato Wonosari (dataran tinggi Wonosari). Unit ini merupakan lansekap proses solusional (pelarut), dengan bahan induk kapur, dan memiliki karakteristik lapisan dangkal, dan tutupan vegetasi sangat jarang terjadi.

Unit Gunung Kulon Progo, yang terletak di Kulon Progo utara, adalah lanskap struktural denudasional dengan topografi berbukit, lereng terjal, dan potensi air tanah yang kecil.

Unit Dataran Rendah, adalah hamparan fluvial (hasil proses pengendapan sungai) yang didominasi oleh dataran aluvial, membentang di bagian selatan DIY, dari Kulon Progo sampai Bantul yang berbatasan dengan Pegunungan Seribu. Unit ini merupakan daerah yang subur. Termasuk dalam unit ini adalah pemandangan laut dan bentang alam yang tidak terbentang, daerah pesisir yang membentang dari Kulon Progo sampai ke Bantul. Lanskap Marin dan eolin di Parangtritis Bantul, yang terkenal dengan bukit pasirnya, adalah laboratorium alami untuk studi lansekap pesisir.

Dataran Pantai Parangtritis

Kondisi fisiografi berpengaruh pada distribusi populasi, ketersediaan infrastruktur, dan sarana daerah, dan kegiatan sosial ekonomi masyarakat, serta perkembangan pembangunan di antara daerah lumpuh. Daerah yang relatif datar, seperti dataran fluvial yang meliputi Sleman, Yogyakarta dan Bantul (terutama di perkotaan aglomerasi Yogyakarta) adalah daerah dengan kepadatan penduduk yang tinggi, dan memiliki aktivitas sosio-ekonomi intensitas tinggi, maju, dan berkembang.

Dua daerah aliran sungai utama (DAS) di DIY adalah perairan Progo di barat, dan DAS Opak-Oya di timur. Sungai-sungai yang terkenal di DIY meliputi Sungai Serang, Sungai Progo, Sungai Bedog, Sungai Winongo, Sungai Boyong-Code, Sungai Gajah Wong, Sungai Opak, dan Sungai Oya.


Ekonomi

Ekonomi Khusus Yogyakarta meliputi sektor investasi; Industri, Perdagangan, Koperasi, dan UKM; Pertanian; Ketahanan pangan; Kehutanan, dan Perkebunan; Perikanan dan Kelautan; Energi dan Sumber Daya Mineral; serta Pariwisata.

Investasi dan industri

Investasi di DIY dilaksanakan melalui program promosi promosi, kerjasama investasi dan program peningkatan iklim investasi, dan realisasi investasi. Total pencapaian investasi pada tahun 2010 mencapai Rp 4.580.972.827.244,00 dengan rincian PMDN sebesar Rp 1.884.925.869.797,00 dan PMA sebesar 2.696.046.957.447,00. Unit usaha di DIY tahun 2010 ada sekitar 78.122 unit dengan tenaga kerja 292.625 orang, dan nilai investasinya sebesar Rp. 878.063.496.000,00

Perdagangan dan UKM

Berbagai produk ekspor DIY meliputi produk kulit, tekstil dan kayu. Pakaian tekstil dan mebel kayu adalah produk yang memiliki nilai ekspor tertinggi. Namun secara umum, ekspor ke luar negeri didominasi oleh produk yang dihasilkan dengan nilai artistik, kreatif, dan padat karya yang tinggi. Program pengembangan koperasi dan UKM di DIY, salah satunya adalah pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah yang disinergikan dengan kebijakan program pemerintah pusat. Salah satu upaya pengembangan UKM adalah melalui kelompok (center) karena usaha ini lebih efektif, dan efisien, disamping pusat akan melibatkan banyak usaha mikro dan kecil. Pada 2010, ada 1.926 koperasi yang aktif, dan UKM tercatat sebanyak 13.998 unit usaha

Pertanian dan kehutanan

Tingkat kesejahteraan petani di sektor pertanian di DIY yang diukur dengan NTP Farmer's Exchange Rate (NTP) dapat menjadi salah satu indikator yang menunjukkan tingkat kesejahteraan petani di suatu daerah. Pada tahun 2010 NTP adalah 112,74%. Ketahanan pangan merupakan bagian terpenting dalam memenuhi hak atas pangan sekaligus sebagai salah satu pilar utama hak asasi manusia. Secara umum, ketersediaan makanan di DIY cukup memadai karena berkaitan dengan musim panen sehingga pengaturan distribusi dibutuhkan oleh pemerintah. Memenuhi kebutuhan ikan di DIY dapat dipenuhi dari perikanan tangkap dan budidaya. Untuk perikanan dilakukan melalui pengembangan pelabuhan perikanan Sadeng dan Glagah. Produksi akuakultur pada tahun 2010 mencapai 39.032 ton, dan perikanan tangkap mencapai 4.906 ton, dengan konsumsi ikan 22,06 kg / kap / tahun.

Hutan di DIY didominasi oleh hutan produksi, yang sebagian besar berada di Kabupaten Gunungkidul. Persentase luas hutan di DIY tahun 2010 sebesar 5,87% dengan rehabilitasi lahan kritis sebesar 9,93% dan kerusakan kawasan hutan sebesar 4,94%. Sektor perkebunan, dalam hal produksi perkebunan potensial di DIY adalah kelapa, dan tebu. Kegiatan perkebunan diprioritaskan dalam konteks penanaman tanaman pangan skala ekonomi serta peningkatan produksi, produktivitas, dan kualitas hasil panen untuk meningkatkan pendapatan petani.

ESDM

Mineral atau mineral di DIY adalah Bahan Galian C yang meliputi, pasir, kerikil, batu kapur, kalsit, kaolin, dan zeolin dan breksi. Selain mineral Kelas C ini, ada tambang Kelas A berbentuk Batubara. Batubara ini sangat terbatas jumlahnya, begitu juga untuk Kelas B (Fe), Mangan (Mn), Barite (Ba), dan Emas (Au) yang ditemukan di Kabupaten Kulon Progo. Di bidang listrik, terutama listrik, minyak dan gas di DIY dipasok oleh PT PLN dan PT Pertamina.

Pariwisata

Pariwisata merupakan sektor utama bagi DIY. Jumlah objek, dan daya tarik wisata di Yogyakarta telah menyerap kunjungan wisatawan, baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik. Pada tahun 2010, ada 1.456.980 turis yang datang, dengan rincian 152.843 dari luar negeri, dan 1.304.137 orang dari nusantara. Bentuk pariwisata di Yogyakarta meliputi wisata MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition), wisata budaya, wisata alam, wisata minat khusus, dan berbagai fasilitas wisata lainnya seperti resor, hotel dan restoran. Tercatat ada 37 hotel berbintang, dan 1011 hotel melati di seantero DIY tahun 2010. Pelaksanaan MICE sebanyak 6.999 kali per tahun atau sekitar 12 kali per hari. Keragaman upacara keagamaan, dan budaya berbagai agama dan didukung oleh kreativitas artistik, dan keramahan masyarakat, membuat DIY mampu menciptakan produk budaya, dan menjanjikan pariwisata. Pada tahun 2010 ada 91 desa wisata dengan 51 diantaranya layak untuk dikunjungi. Tiga desa wisata di Kabupaten Sleman dihancurkan oleh letusan Gunung Merapi sementara 14 lainnya mengalami kerusakan ringan. Menurut Kepala Dinas Pariwisata Yogyakarta pada bulan September 2014, jumlah kunjungan mencapai 2,4 juta wisatawan domestik dan 1,8 juta wisatawan mancanegara.

Secara geografis, DIY juga mendapat manfaat dari jarak antara lokasi wisata yang terjangkau, dan mudah ditempuh. Sektor pariwisata sangat penting untuk menjadi motor kegiatan ekonomi DIY yang pada umumnya mengandalkan tiga sektor utama yaitu: jasa; perdagangan, hotel dan restoran; dan pertanian. Dalam hal ini pariwisata memberikan efek multiplier yang nyata (multiplier effect) bagi sektor perdagangan karena meningkatnya kunjungan wisatawan. Selain itu, penyerapan tenaga kerja, dan sumbangan terhadap perekonomian daerah sangat signifikan.


Sosial budaya


Kondisi sosial budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta meliputi demografi; Tenaga Kerja dan Transmigrasi; Kesejahteraan Sosial; Kesehatan; Pendidikan; Budaya; dan agama

Populasi dan tenaga kerja

Tingkat pertumbuhan penduduk di DIY antara 2003-2007 adalah 135.915 orang atau kenaikan tahunan rata-rata 1,1%. Populasi harapan hidup (UHH) di DIY menunjukkan kecenderungan meningkat dari 72,4 tahun pada tahun 2002 menjadi 72,9 tahun pada tahun 2005. Dari sisi distribusi penduduk berdasarkan usia, ada kecenderungan meningkat pada orang berusia di atas 60 tahun.

Proporsi pendistribusian penduduk berdasarkan usia produktif memiliki konsekuensi di sektor tenaga kerja. Tenaga kerja di DIY tahun 2010 adalah 71,41%. Di sektor ekonomi yang menyerap tenaga kerja terbesar adalah sektor pertanian dan diikuti sektor jasa lainnya. Sektor yang potensial untuk dikembangkan adalah sektor pariwisata, sektor perdagangan, dan industri, terutama industri kecil dan menengah dan kerajinan tangan. Pengangguran di DIY menjadi masalah sosial yang serius karena karakter pengangguran DIY menyangkut beberapa profesional dengan tingkat pendidikan tinggi.

Salah satu cara untuk mengatasi masalah kependudukan, dan ketenagakerjaan adalah melakukan program transmigrasi. Pelaksanaan pemberangkatan transmigran dari DIY hingga 2008 melalui program transmigrasi sebanyak 76.495 KK atau 274.926 jiwa. Dilihat dari pola transmigrasi sudah tercermin partisipasi, dan swasembada masyarakat, melalui Transmigrasi Umum (TU), Transmigrasi Asisten Swakarsa (TSB) dan Transmigrasi Swakarsa Mandiri (TSM). Karena distribusinya telah menjangkau hampir semua provinsi. Rasio jumlah tansmigran mandiri pada tahun 2010 mencapai 20% dari total transmigran yang berangkat

Kesejahteraan dan kesehatan

Sebagai salah satu aspek penting dalam kehidupan, pembangunan kesehatan menjadi salah satu instrumen dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pada tahun 2007 jumlah keluarga miskin adalah 275.110 RTM dan mendapat bantuan raskin dari pemerintah pusat (meningkat 27 persen selama periode 2006 sebanyak 216.536 RTM). Populasi DIY menurut tingkat kesejahteraan mencatat bahwa pada tahun 2007 kelompok pra sejahtera adalah 21,12%; Kemakmuran saya 22,70%; Kemakmuran II 23,69%; Sejahtera III 26,83%; dan Sejahtera III ditambah 5,66%. Tingkat kesejahteraan tahun 2010 meningkat dengan turunnya persentase penduduk miskin menjadi 16,83%.

Arah pembangunan kesehatan di DIY pada umumnya adalah mewujudkan DIY yang memiliki status kesehatan masyarakat tinggi tidak hanya di dalam batas negara tetapi juga memiliki ekuitas internasional terutama Asia Tenggara dengan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat, peningkatan penjangkauan, dan kualitas kesehatan. pelayanan dan menjadikan DIY sebagai pusat kualitas pelayanan kesehatan, pelatihan pendidikan kesehatan dan konsultasi kesehatan. Hasil Penelitian Kesehatan Nasional Tahun 2010 menempatkan DIY sebagai wilayah tingkat provinsi dengan indikator kesehatan terbaik, dan paling siap untuk mencapai MDG's.

Pada tahun 2010 pencapaian indikator kesehatan untuk harapan hidup berada pada tingkat usia 74,20 tahun. Angka kematian bayi 18/1000 KH, angka kematian bayi 17/1000 KH, dan angka kematian ibu hamil 103 / 100.000 KH. Prevalensi malnutrisi sebesar 0,70%, Cakupan Rawat Jalan Puskesmas 16% sedangkan Rawat Inap sebesar 1,32%.

Dari 118 Puskesmas, 20% puskesmas telah menerapkan sistem manajemen mutu melalui pendekatan ISO 9001: 200; 7% rumah sakit telah menerapkan ISO 9001: 200; 25% rumah sakit di DIY telah diakreditasi dengan 5 standar; 17% RS diakreditasi dengan 12 standar; dan RS 5% telah terakreditasi dengan 16 standar layanan. Fasilitas perawatan kesehatan yang memiliki unit layanan darurat meningkat menjadi 40% dan rumah sakit dengan layanan kesehatan mental meningkat menjadi 9%. Meski demikian, cakupan rawat jalan di tahun 2006 hanya mencapai 10% (nasional 15%) sedangkan untuk rawat inap 1,2% (nasional 1,5%). Rasio pelayanan kesehatan dasar untuk keluarga miskin secara gratis di Unit Pelaksana Teknis DIY dan Dinas Kesehatan Kabupaten / Kota telah mencapai 100%. Rasio dokter umum per 100.000 penduduk menunjukkan kecenderungan meningkat 39,64 pada tahun 2006. Program Jamkesos pada tahun 2010 dianggarkan Rp. 34.978.592.000,00.

Penyakit jantung dan stroke telah menjadi pembunuh nomor satu di DIY sedangkan faktor risiko penyakit jantung DIY cukup tinggi. Rumah tangga di DIY tidak bebas rokok sebesar 56%, sedangkan remaja dengan perokok aktif adalah 9,3%. Sebanyak 52% penduduk DIY kekurangan kegiatan olah raga, dan hanya 19,8% penduduk DIY yang mengonsumsi serat cukup. Dalam tiga tahun terakhir tingkat obesitas pada anak-anak di DIY meningkat hampir 7%.

Pendidikan

Distribusi sekolah untuk tingkat sekolah dasar / sekolah menengah pertama merata, dan menjangkau seluruh wilayah desa. Jumlah SD / MI di DIY tahun 2008 adalah 2.035, SMP / MTs / SMP Terbuka nomor 529, dan SMA / MA / SMK dari 381 sekolah negeri dan swasta. Ketersediaan ruang belajar dapat dikatakan memadai dengan rasio siswa per kelas untuk SD / MI: 22, SMP / MTs: 33, SMA / MA / SMK: 31. Sedangkan tingkat ketersediaan guru di DIY juga cukup cukup dengan rasio siswa per guru untuk SD / MI: 13, SMP / MTs: 11, SMA / MA / SMK: 9. Untuk tahun 2010, pelatihan guru untuk tingkat SD / MI 3.900 guru telah memenuhi kualifikasi dari total 24.093 guru. SMP / MTs 3.939 guru telah memenuhi kualifikasi total 12.971 guru. Dan untuk SMA / MA sebanyak 4.826 guru telah memenuhi kualifikasi total 15.067 guru.
Lulusan SMP dan MTs umumnya bisa masuk SMP / MTs, sesuai dengan kebijakan Wajib Belajar Pendidikan 9 Tahun yang diproklamirkan oleh pemerintah. Pada tahun 2010, tingkat kelulusan SD / MI mencapai 96,47%, SMP / MTs mencapai 81,84% dan SMA / MA / SMK sebesar 88,98%. Sementara itu, angka putus sekolah pada tahun yang sama adalah 0,07% untuk SD / MI; 0,17% untuk SMP / MTs; dan 0,44% untuk SMA / MA / SMK. Sementara itu, jumlah perguruan tinggi di Yogyakarta, baik negeri maupun swasta, serta perkantoran sebanyak 136 institusi dengan rincian 21 universitas, 5 lembaga, 41 sekolah menengah, 8 politeknik dan 61 akademi dirawat oleh 9.736 dosen.

Budaya

DIY memiliki berbagai potensi budaya, baik budaya berwujud (fisik) maupun tidak berwujud (non fisik). Potensi budaya yang nyata termasuk daerah warisan budaya, dan benda warisan budaya sementara potensi budaya tak berwujud seperti gagasan, sistem nilai atau norma, karya seni, sistem sosial atau perilaku sosial hadir di masyarakat.

DIY memiliki tidak kurang dari 515 bangunan warisan yang tersebar di 13 kawasan warisan. Adanya peninggalan aset budaya peradaban tinggi masa lalu, dengan Kraton sebagai institusi warisan yang masih awet, keberadaannya merupakan embrio, dan memberi semangat bagi pertumbuhan dinamika masyarakat dalam kehidupan kultural, terutama dalam budaya. seni, dan diperdagangkan secara tradisional. Selain itu, DIY juga memiliki 30 museum, dua di antaranya adalah Museum Ullen Sentalu, dan Museum Sonobudoyo diproyeksikan menjadi museum internasional. Pada tahun 2010, persentase objek warisan budaya tidak terbagi dalam kategori baik sebesar 41,55%, sedangkan kunjungan ke museum mencapai 6,42%

Keagamaan

Populasi DIY mayoritas Muslim adalah 90,96%, sisanya beragama Kristen, Katolik, Hindu, Budha. Fasilitas ibadah terus berkembang, pada tahun 2007 terdiri dari 6214 masjid, 3413 langgar, 1877 masjid, 218 gereja, 139 kapel, 25 candi / kuil dan 24 candi / pagoda. Jumlah pesantren pada tahun 2006 adalah 260, dengan 260 kyai, dan 2.694 ustaz dan 38.103 santri. Sedangkan jumlah madrasah baik negeri maupun swasta terdiri dari 148 madrasah ibtidaiyah, madrasah tsanawiyah dan 35 madrasah aliyah. Kegiatan keagamaan juga bisa dilihat dari meningkatnya jumlah peziarah dari tahun ke tahun, dan pada tahun 2007 ada 3.064 jamaah haji.

Transportasi

Layanan keberangkatan dan pemberangkatan dipusatkan di Stasiun Tugu untuk kelas eksekutif, dan bisnis, sementara Stasiun Lempuyangan melayani penumpang kelas ekonomi, dan ongkos kirim. Saat ini untuk memperbaiki layanan jalur Timur-Barat telah dibangun jalur ganda dari Stasiun Solo Balapan ke Stasiun Kutoarjo. Berkaitan dengan keselamatan di jalan raya, masalah yang berkaitan dengan layanan transportasi kereta api antara lain masih banyak jalan yang tidak dijaga. Selain kebakaran, Pemerintah DIY mengembangkan layanan Bus Trans Jogja yang merupakan prototipe layanan angkutan massal di masa depan.

Untuk pengangkutan sungai, danau dan penyeberangan, Waduk Sermo yang berada di Kabupaten Kulon Progo yang memiliki luas 1,57 km² dan memiliki keliling ± 20 km mengakibatkan pemisahan hubungan lintas lahan antar desa di sisi waduk dan desa lainnya di sisi lain. Di sektor pengangkutan laut dI DIY ada kapal pendarat (TPK) yang berfungsi sebagai pendarat pendaratan pencari ikan, dan atraksi pantai. Ada 19 tempat TPK yang dilayani ± 450 kapal penangkap ikan.

Di sektor transportasi udara, Bandara Adisutjipto, yang telah menjadi bandara internasional sejak tahun 2004, telah menjadi pintu masuk transportasi udara untuk Yogyakarta, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Keterbatasan fasilitas sisi udara, dan lahan yang berada di Bandara Adisutjipto menyebabkan Bandara Adisutjipto berfungsi sebagai pintu gerbang bagian selatan Pulau Jawa tidak bisa optimal. Status bandara "enclave civil" menyebabkan landasan pacu yang ada digunakan untuk dua tujuan: penerbangan sipil, dan pelatihan penerbangan militer.